Senin, 14 April 2014

SINOPSIS


Bunga Malam
Hidup pada zaman sekarang semakin membingungkan dan menyesatkan. Yang kaya makin kaya, dan yang miskin semakin miskin. Para kaum borjois makin bangga dan nyaman akan kedudukannya. Di luar sana orang-orang hedonis makin giat untuk saling berebut kesenangan duniawainya. Hanya ke egoisan yang muncul di benak mereka. Pertumbuhan ekonomi yang memuncak semakin menghimpit hidup Lastri. Lastri adalah seorang gadis berumur 18 tahun. Ia mempunyai seorang adik laki-laki bernama Andi  yang baru duduk di bangku kelas 5 SD. Ibunya hanyalah seorang ibu rumah tangga yang bekerja sebagai penjual nasi di pinggir jalan. Bapaknya dahulu bekerja di sebuah pabrik kayu.
Kahidupan lastri semakin suram saat bapaknya di pecat dari pekerjaannya. Bapak kecewa, dan mulai saat itu beliau melepaskan tanggung jawabnya sebagai orang tua. Beliau tak mau lagi menafkahi keluarganya, yang ada hanya merampas uang hasil pekerjaan ibu yang setiap malam digunakan untuk mabuk-mabukan dan main judi. Sebenarnya lastri sudah tidak tahan lagi melihat kelakuan bapaknya. Rasanya lastri ingin pergi jauh meninggalkan keluarganya tapi, lastri tidak tega kalau harus melihat ibunya berjuang sendirian.
Makin hari lastri semakin terhimpit oleh keadaan. Sang bapak  selalu mengancam akan menceraikan ibunya dan akan mengeluarkan Andi dari sekolah. akhirnya, dengan terpaksa Lastri harus menuruti keinginan bapaknya. Setiap malam Lastri harus membantu Bapaknya untuk menjadi pengedar narkoba. Semenjak saat itu setiap  pagi dan malam hari Lastri harus melakoni dua peran yang berbeda.
Tanpa kesengajaan, suatu hari Lastri bertemu dengan pemuda yang bernama Hari yang bekerja sebagai seorang polisi. Sebuah rasa, tanggung jawab, profesi, akan menyatu dalam kisah ini.      

Tidak ada komentar:

Posting Komentar