Terpaku aku
Dalam benak imajinasi
Menatap awan hitam
Yang kian merayap dalam angkasa
Rintik
hujan
Terasa
syahdu dalam hempasan
Semilir
angina yang merenggut
Daun
dari tangkainya
Terasa sesak dalam dada
Saat sajak rindu tak lagi mereka
Rindu aka hadirmu…
Rindu akan tutur lembutmu…
Yang terlintas hanya sorotan matamu
Setajam panah cinta
Yang
menembus lubuk kalbuku
Hanya
bayanganmu
Bayangan
yang sulit terjamah
Oleh
jemariku
Tepat
dimana kelopak ini terbuka
Saat itu
pula bayangmu tiada
Hanya
sajak rindu
Yang
menyesakkan dada
Oleh:
eka nur islahiyah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar