Sabtu, 07 Desember 2013

The Power of Imajination


Imajinasi adalah khayalan tingkat tinggi yang bersembunyi dalam otak manusia. Imajinasi bagaikan unsur terkecil dalam sel otak bahkan, mungkin lebih abstrak sehingga tidak mudah terlihat oleh panca indra dan tidak mudah ditangkap oleh akal dan pikiran manusia. Imajinasi itu seperti mimpi, mimpi yang tak pernah putus dan nantinya akan menjadi sebuah impian terhebat yang pernah dimiliki seorang manusia.
Berimajinasi adalah sebuah proses berpikir dengan menggunakan perasaaan dan khayalan. Sebagai acuannya adalah alam bawah sadar manusia, dalam berimajinasi sesorang akan lebih sedikit menggunakan emosinya dalam menyingkapi suatu masalah. Dengan berkhayal bisa membuat orang merasa tenang dan terbang bebas dalam angannya sendiri, mereka bebas melakukan dan memikirkan apa saja, tanpa adanya suatu hambatan. Sehingga, mereka mampu mengeluarkan ide-ide cemerlang yang kadang sulit untuk diungkapkan. Orang yang sudah menemukan imajinasi itu seperti menghirup udara segar setelah hujan, mereka akan terbawa oleh suasana yang bebas melayang.
Sebagian orang mungkin menganggap berimajinasi itu seperti orang yang tidak jelas, karena orang yang kuat imajinasinya sering terbawa dengan suatu ekspresi yang secara spontan terjadi pada dirinya sendiri. Awalnya mereka seperti diam dan melamun dengan memikirkan sesuatu tapi kemudian mereka secara spontan kadang berteriak atau melonpat dan lain sebagainya. Tapi asal kita ketahui bahwa, berpikir dengan imajinasi jauh lebih kuat dari pada pemikiran yang eksak atau pasti. Kadang orang yang suka berimajinasi mempunyai pemikiran yang luas bahkan lebih mendalam, sulit ditebak, dan tidak semua orang dapat melakukannya.
Orang yang imajinatif selalu memikirkan suatu hal yang unik, baik itu penting atau tidak tapi dalam angannya itu akan menjadi suatu hal yang menarik untuk dibayangkan. Kebanyakan orang yang imajinatif pasti memiliki jiwa berpikir yang kreatif. Mungkin mereka dengan mudah mengubah suatu hal tidak penting menjadi hal yang menarik, dari yang tidak berharga menjadi bernilai, dari barang yang murahan sampai bermutu tinggi. Semua itu tidak lepas dari imajinasi, jika sesorang mampu berimajinasi dengan baik, maka mereka akan menemukan ide-ide cemerlang yang siap diperas, dengan itu mereka akan mampu menciptakan sesuatu yang lebih kreatif dan hebat. Tapi pada kenyataannya orang-orang kita masih menonjolkan emosinya misalnya, saat menonton pertandingan sepak bola saja, kadang masih banyak suporternya yang tawuran, nonton konser music juga  masih sering terjadi tawuran antara penonton yang satu dengan yang lain, bahkan petinggi Negara yang seharusnya menjadi contoh yang baik bagi masyarakat masih saja mempunyai kurang dewasa antar sesamanya,contohnya dalam sebuah forum rapat mungkin mereka masih menggunakan emosinya ketimbang imajinasinya sehingga sikap saling menghargainya masih kurang, bahkan saat emosinya sudah melunjak sampai ada yang naik bangku, ada yang saling meludah, dan saling mengolok-olok, sungguh memalukan bagi saya.
Jika orang idonesia mampu berpikir demikian maka, Indonesia akan menjadi Negara maju bahkan menjadi gebrakan baru untuk Negara-negara diseluruh dunia.

by: eka nur islahiyah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar